Rejomulyo, Jati Agung, Lampung Selatan – Pemerintah Desa Rejomulyo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur demi menunjang kesejahteraan masyarakat. Salah satu program prioritas tahun 2025 adalah pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Melati, Dusun 008, yang dibiayai melalui Dana Desa.
Proyek pembangunan TPT ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk melebaran jalan yang menghubungkan pemukiman warga dengan area pertanian dan fasilitas pendidikan. Jalan Melati dikenal sebagai akses penting bagi masyarakat Dusun 008, khususnya para petani yang setiap hari melintas untuk mengangkut hasil panen, serta anak-anak yang menuju ke sekolah.
Selama ini, kondisi jalan yang sempit dan rawan longsor saat musim hujan menjadi kendala utama dalam mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan TPT tidak hanya berfungsi sebagai pelindung jalan dari gerusan air dan erosi tanah, tetapi juga mendukung proses pelebaran jalan agar kendaraan roda empat maupun alat pertanian bisa melintas dengan lebih lancar dan aman.
Kepala Desa Rejomulyo menjelaskan bahwa proyek ini dirancang untuk mendukung dua sektor vital desa: pertanian dan pendidikan. “Kami ingin mempermudah akses masyarakat ke lahan pertanian dan sekolah. Dengan infrastruktur yang memadai, produktivitas petani bisa meningkat, dan anak-anak dapat menempuh pendidikan tanpa hambatan,” ujarnya.
Dengan pembangunan TPT ini, Pemerintah Desa Rejomulyo berharap tercipta infrastruktur desa yang lebih kuat, aksesibilitas yang lebih baik, dan peningkatan kualitas hidup bagi seluruh warga.